APPLY PASPOR

Tata Cara dan Persyaratan Membuat Paspor

 

  1. Paspor Biasa

    Syarat yang diperlukan, seperti ;

    1. KTP;
    2. Kartu Keluarga;
    3. Akta Kelahiran/ Ijazah/ Buku Nikah (bagi yang sudah menikah);
    4. Paspor lama (jika ingin perpanjangan);
    5. Surat Keterangan Domisili, bagi yang merantau. Bisa didapatkan di keluarahan setempat;
    6. Materai 6000 dan bolpoin tinta hitam.

Semua dokumen asli dibawa dan di copy (siapkan masing-masing 2 lembar, khusus untuk KTP diperbesar tidak bolak balik, jadi 1 lembar A4 itu dibiarkan utuh jangan dipotong).

Prosedur

    • Bawa semua dokumen di atas dan tanya kepada pihak informasi dimana kamu dapat menyerahkan semua dokumen yang telah kamu persiapkan.
    • Ambil formulir di kantor imigrasi.
    • Datanglah lebih pagi, kantor imigrasi akan buka pada pukul 07.00 – 16.00 dan istirahat pada pukul 12.00 – 13.00, biasanya kantor imigrasi sudah di penuhi oleh masyarakat pada pukul 09.00 oleh karena itu bagus jika kamu datang sebelum jam tersebut.
    • Gunakanlah pakaian yang rapih dan bersih karena foto di paspor akan terus kamu gunakan sampai 5 tahun ke depan. Bagus jika kamu menggunakan pakaian selain warna putih karena background sesi foto akan berwarna putih.
    • Setelah kamu tiba di kantor imigrasi kamu dapat bertanya ke petugas dimana kamu dapat mengambil nomor antrian. Sebelum mengambil nomor antrian kamu harus mendapatkan ID PASS dahulu.
    • Kamu juga akan diberikan formulir yang wajib untuk kamu isi.
    • Jam 07.00, petugas imigrasi akan membagikan ID PASS sebelum kamu mendapatkan nomor antrian, setelah itu silakan mengambil nomor antrian di pos satpam, petugas akan mengarahkan kamu.
    • Lalu silakan mendatangi ruangan cek berkas, kamu harus mendengarkan informasi nomor antrian yang disebutkan, jika kamu mendapatkan giliran maka bergegaslah datang ke loket dan memberikan semua dokumen yang diperlukan. ( khusus lansia di atas umur 60 tahun, balita dibawah umur 5 tahun dan difabel akan mendapatkan antrian prioritas )
    • Semua dokumen kamu akan di cek oleh pihak imigrasi, jika sudah lengkap dan memenuhi syarat kamu akan mendapatkan kembali nomor antrian kembali untuk masuk ke sesi wawancara, sidik jari dan foto, biasanya kamu akan diberikan map kuning. Map kuning pemohon paspor.
    • Pada saat interview pertanyaan yang pasti diajukan adalah  apa tujuan kalian berpergian ke luar negeri, jawab semua pertanyaan dengan jujur karena izin berpergian akan disesuaikan dengan hasil wawancara tersebut.
    • Bayar total yang harus kamu bayar langsung di beberapa bank seperti BCA, BNI 46 dan bank lain, kamu juga akan diberikan nomor rekening yang diberikan oleh pihak imigrasi.
    • Biasanya kebijakan dari pihak imigrasi adalah pengambilan paspor akan dilakukan 3 hari setelah kamu membayar ke bank yang telah di tentukan, kamu dapat sertakan bukti pembayaran ke loket pengambilan paspor.
    • Datanglah setelah 3 hari setelah kamu membayar, pengambilan paspor dapat dilakukan pada jam 10.00 – 10.30.

 

  1. Paspor Elektronik

Persyaratan Membuat Paspor Elektornik

  • KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  • Kartu Keluarga
  • Akta Kelahiran atau bisa juga menggunakan Ijazah atau Buku Nikah
  • Kartu Pelajar
  • Surat Rekomendasi
  • Paspor Lama (berlaku untuk yang hendak mengganti paspor lama dengan e-passport)

Dokumen-dokumen yang disebutkan di atas harus Anda bawa jika ingin membuat paspor. Tentunya Anda memiliki KTP dan kartu keluarga. Namun, untuk Anda yang masih pelajar dan belum memiliki KTP, Anda bisa menggunakan Kartu Pelajar sebagai pengganti KTP. Selain itu, Anda juga harus menyertakan surat rekomendasi jika Kantor Imigrasi yang ingin Anda datangi berbeda dengan domisili di KTP. Misalnya Anda dimutasi ke Surabaya padahal berdomisi di Jakarta. Supaya Anda tetap bisa membuat paspor di Kantor Imigrasi Lampung, Anda harus menyertakan surat rekoemndasi dari tempat kerja sekarang. Jangan lupa juga sertakan materai dan tanda tangan atas sebagai bukti yang lebih akurat lagi.

Jika semua persyaratan sudah dilengkapi, jangan sampai lupa untuk fotokopi semua dokumen tersebut dengan ukuran yang besar, yaitu di kertas A4. Jika tidak seperti itu, maka pihak Imigrasi tidak akan menerima dokumen-dokumen dan Anda tidak akan bisa membuat paspor ekeltronik.

Tata Cara Membuat Paspor Elektronik

  1. Datang ke Kantor Imigrasi

    Jika persyaratan dokumen sudah lengkap, jangan tunggu lama lagi. Segera Anda datang ke kantor imigrasi karena untuk daftar pembuatan e-paspor masih belum bisa dilakukan secara online. Namun, untuk saat ini kantor imigrasi yang menyediakan pelayanan pembuatan e-paspor hanya berlaku di DKI Jakarta, Batam, dan Surabaya. Jika Anda berdomisili di luar kota-kota yang disebutkan di atas, maka Anda harus mendatangi salah satu kantor imigrasi dari kota tersebut.

    Usahakan untuk datang ke kantor imigrasi di pagi hari. Hal ini dikarenakan kantor imigrasi selalu ramai dikunjungi masyarakat baik untuk pembuatan paspor atau hal-hal lainnya. Untuk menghidari supaya Anda tidak mendapatkan antrian yang lama, sangat dianjurkan untuk datang di pagi hari kalau perlu sebelum kantor imigrasi itu buka, yaitu sekitar jam 5 atau 6 pagi.

  2. Ambil Nomor Antrian

    Manfaat yang bisa Anda peroleh dari datang lebih pagi, yaitu bisa mendapatkan nomor antrian awal supaya tidaka terlalu lama menunggu. Anda tiba di kantor imigrasi hala utama yang dilakukan, yaitu mengambil nomor antrian. Jangan terlalu siang ya karena jika di pagi hari saja antriannya sudah penuh dan overload, kemungkinan besar antrian pembuatan paspor bisa ditutup saat itu juga.

  3. Serahkan Dokumen Kepada Petugas

    Jika nomor Anda dipanggil oleh petugas, Anda bisa serahkan dokumen-dokumen tersebut kepadanya. Setelah itu, jangan pergi dulu. Anda harus menunggu apakah dokumen tersebut sudah benar. Jika sudah benar, Anda pasti langsung diarahkan mengambil nomor antrean untuk proses wawancara dan foto.

  4. Wawancara dan Foto

    Pada tahapan ini, Anda tidak perlu tegang seperti wawanacara melamar pekerjaan karena petugas hanya menanyakan beberapa pertanyaan simpel saja. Misalnya, tujuan negara yang ingin dituju, lalu berapa hari di sana, dan lain sebagainya. Anda hanya perlu jawab yang jujur sehingga tidak dicurigai sebagai TKI ilegal dan bahkan permohonan pembuatan paspor bisa ditolak. Proses wawancara tidak terlalu lama dan langsung ke proses selanjutnya, yaitu pengambilan foto untuk dipasang di e-paspor.

  5. Membayar Ke Bank Dituju

    Jika tahapan yang dilakukan di kantor imigrasi sudah selesai, Anda langsung diarahkan untuk membayar biaya pembuatan paspor elektronik di bank yang dituju. Saat ini bukan hanya BNI saja, tetapi Anda juga sudah bisa membayarnya melalui Bank BCA. Biaya pembuatan e-paspor sebesar Rp655.000 untuk 48 halaman dengan jangka waktu 5 tahun. Simpan bukti pembayaran tersebut karena akan diminta ketika Anda mengambil e-paspor.

  6. Pengambilan E-Paspor

    Untuk pengambilan e-paspor tidak bisa di hari yang sama ketika pembuatan. Biasanya ada jeda 4 hari kerja setelah Anda melakukan pembayaran. Biasanya, Anda akan diinformasikan ketika proses wawancara berlangsung kapan Anda harus kembali ke kantor imigrasi untuk mengambil e-paspor Dalam proses ini, biasanya dilakukan setelah jam makan siang dan Anda harus mengambil nomor antrean terlebih dahulu. Jika nomor Anda dipanggil jangan lupa serahkan bukti pembayaran supaya paspor bisa Anda dapatkan.

Informasi selengkapnya bisa dibaca di http://batam.imigrasi.go.id/page/paspor-biasa dan http://www.imigrasi.go.id/index.php/layanan-publik/paspor-biasa#prosedur